Bagi pencinta otomotif tentunya sudah tidak asing lagi dengan lampu hazard, yaitu lampu sein yang dapat menyala bersamaan seperti pada kendaraan roda empat. Pada mobil, lampu hazard diaktifkan melalui tombol segitiga merah yang berada di dashboard.
Fungsi lampu hazard adalah untuk memberikan tanda bahwa kendaraan sedang dalam kondisi darurat, seperti saat mengganti ban, mengalami mogok, kecelakaan, atau keadaan darurat lainnya.
Pada sepeda motor, fitur lampu hazard umumnya tidak tersedia dari pabrikan. Namun, banyak pengendara yang melakukan modifikasi agar lampu sein motornya dapat menyala bersamaan seperti lampu hazard pada mobil.
Cara Membuat Lampu Hazard Sepeda Motor
Lalu bagaimana cara membuatnya? Sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu menghubungkan lampu sein kiri dan kanan agar dapat menyala secara bersamaan. Namun, flasher bawaan sepeda motor biasanya tidak cukup kuat untuk mengedipkan keempat lampu sein sekaligus.
Flasher adalah komponen pada rangkaian lampu sein yang berfungsi mengatur kedipan lampu. Oleh karena itu, untuk membuat lampu hazard pada motor, flasher bawaan perlu diganti dengan flasher mobil.
Tidak perlu khawatir mengenai aki atau komponen lainnya, karena penggantian ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan. Efek yang biasanya muncul adalah lampu sein berkedip lebih cepat saat hanya dua lampu sein yang digunakan. Letak flasher pada setiap motor berbeda-beda, namun pada motor bebek umumnya berada di sebelah kanan dekat aki.
Jika masih bingung mencari letaknya, hidupkan lampu sein dan dengarkan suara “tik-tok” yang berasal dari flasher.
Langkah-Langkah Membuat Lampu Hazard di Motor
- Siapkan alat dan bahan berupa flasher mobil, kabel, saklar, isolasi, dan obeng.
- Bongkar bodi samping motor dan cari letak flasher.
- Lepaskan flasher bawaan lalu ganti dengan flasher mobil. Jika menggunakan flasher tiga kaki, dua kaki dapat langsung disambungkan ke soket, sedangkan satu kaki lainnya disambungkan ke bodi motor menggunakan kabel.
- Setelah terpasang, nyalakan lampu sein untuk memastikan sistem bekerja normal. Lampu sein akan tetap berfungsi seperti biasa, meskipun kedipannya menjadi lebih cepat.
- Untuk membuat lampu hazard, bongkar batok lampu depan lalu cari kabel positif lampu sein kanan dan kiri.
- Hubungkan kedua kabel positif tersebut.
- Agar lampu sein tetap bisa digunakan secara normal, pasang saklar sebagai pemutus dan penghubung rangkaian.
- Setelah selesai, posisikan saklar pada posisi ON lalu nyalakan lampu sein. Keempat lampu sein akan menyala secara bersamaan seperti lampu hazard.
- Untuk mengembalikan fungsi lampu sein normal, geser saklar ke posisi OFF sehingga lampu sein bekerja seperti semula.
Demikian cara membuat lampu hazard pada sepeda motor. Dengan modifikasi sederhana ini, motor dapat memiliki fungsi lampu hazard yang berguna saat kondisi darurat maupun kebutuhan tertentu.