Tips Termudah Membedakan Ban Dalam Asli Dengan Yang Palsu

Ban dalam merek IRC palsu banyak beredar di pasaran dan hal ini cukup meresahkan serta merugikan masyarakat, terutama pengguna sepeda motor yang sering menggunakan ban dalam tersebut. Kualitas ban dalam palsu jauh di bawah standar apabila dibandingkan dengan produk aslinya.

Ban dalam palsu memiliki berbagai kekurangan yang dapat merugikan pengguna kendaraan. Oleh karena itu, pemilik sepeda motor perlu lebih teliti saat membeli ban dalam agar tidak mendapatkan produk palsu yang kualitasnya rendah.

Kekurangan Ban Dalam Palsu

  • Sangat mudah bocor.
  • Mudah sobek akibat gesekan dengan pelek atau ban luar.
  • Tidak tahan lama.
  • Sambungan valve atau pentil mudah rusak atau jebol.
  • Kualitas bahan karet kurang baik.

Peredaran ban dalam palsu sudah berlangsung cukup lama dan kini telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain kualitasnya yang rendah, harga yang ditawarkan sering kali hampir sama dengan produk asli sehingga banyak konsumen terkecoh.

Cara Membedakan Ban Dalam Asli dan Palsu

Berikut beberapa ciri yang dapat digunakan untuk membedakan ban dalam asli dan palsu.

  • Pada kemasan ban dalam asli, tulisan dicetak timbul atau mold. Sementara pada produk palsu tulisan biasanya tidak timbul.
  • Ban dalam asli tidak mengeluarkan bau menyengat saat kemasan dibuka. Sebaliknya, ban dalam palsu sering mengeluarkan aroma karet dan bahan kimia yang cukup tajam.
  • Ban dalam asli memiliki tingkat kelenturan atau elastisitas yang baik, sedangkan ban dalam palsu cenderung lebih kaku.
  • Ban dalam asli menggunakan pentil berbahan tembaga dan di dekat valve atau pentil terdapat kode produksi berupa huruf H serta tulisan Pasific.

Dengan mengetahui ciri-ciri ban dalam asli dan palsu, konsumen dapat lebih berhati-hati saat membeli sehingga terhindar dari kerugian akibat penggunaan produk berkualitas rendah.

Tinggalkan komentar