Tips Perbaikan Dan Pemeriksaan Sistem Kemudi Dan Roda Pada Motor

Dari bagian utama kemudi dan roda sangatlah penting pada kendaraan. Sistem kemudi berfungsi untuk mengubah arah kendaraan dengan cara menggerakkan kemudi sehingga posisi roda depan berubah. Sementara itu, roda merupakan bagian penting untuk pengoperasian dan kestabilan kendaraan sehingga harus mampu memenuhi kebutuhan dalam berbagai kondisi.

Sebagai bantalan penahan beban sepeda motor, roda juga harus mampu menanggulangi beban hentakan akibat kondisi permukaan jalan. Selain itu, roda harus mampu mengatasi gaya yang ditimbulkan oleh pengemudian, pengereman, dan gaya horizontal saat kendaraan berbelok. Agar kenyamanan berkendara tetap terjaga, beberapa hal berikut perlu diperhatikan.

Sistem Kemudi

Pemeriksaan Batang Kemudi atau Stang

Periksalah untuk memastikan bahwa tanda yang terdapat pada batang kemudi tepat berada pada garis permukaan pemegang batang kemudi. Periksa pula kekencangan baut-bautnya. Pastikan arah kemudi dan kelurusannya tetap baik dengan melihat keseragaman celah antara bagian depan dan belakang.

Apabila sepeda motor dilengkapi peredam getaran kemudi, pastikan pemasangannya telah sesuai dan benar.

Pemeriksaan dan Penyetelan Poros Kemudi

Saat memeriksa kemudi depan, periksa terlebih dahulu pemasangan fork depan pada bodi. Naikkan roda depan dari permukaan tanah dan lakukan pemeriksaan berikut:

  1. Belokkan stang ke kiri dan ke kanan. Perhatikan apakah pergerakannya lancar dan lembut atau terasa tersendat.
  2. Biarkan stang kembali dengan sendirinya. Pastikan kemudi menyentuh stopper dan dapat memantul kembali dengan baik.
  3. Pegang ujung fork bagian bawah kemudian goyangkan ke depan dan ke belakang. Perhatikan apakah terdapat kelonggaran.

Apabila pergerakan stang tidak lancar atau terasa longgar, lakukan penyetelan pada mur steering stem.

Untuk menyetelnya, longgarkan semua mur kemudian kencangkan kembali menggunakan kunci khusus steering stem nut wrench sesuai momen pengencangan yang dianjurkan.

Jika terlalu kencang, kemudi tidak akan bergerak dengan lancar dan tekanan yang berlebihan dapat menghambat perputaran kemudi. Pada bantalan tipe konus, perhatikan dengan baik momen pengencangannya.

Memeriksa Bantalan Sistem Kemudi

Apabila penyetelan mur kemudi tidak membuat pergerakan stang menjadi lebih lancar, kemungkinan rumah bola atau bantalan telah aus, rusak, atau lecet. Bongkar sistem kemudi dan periksa seluruh komponennya.

Roda

Memeriksa Pelek atau Rim

Periksa setiap bagian pelek yang bersentuhan langsung dengan ban untuk memastikan tidak ada perubahan bentuk atau kerusakan. Pelek yang miring dapat memengaruhi ban dan menyebabkan kendaraan menjadi oleng saat berjalan lurus.

Dalam keadaan terpasang, gunakan dial gauge untuk memeriksa penyimpangan secara vertikal dan horizontal. Apabila hasil pengukuran tidak sesuai standar, lakukan perbaikan atau ganti dengan yang baru.

Memeriksa dan Menyetel Keseimbangan Roda (Balance)

Pastikan tidak ada yang menahan perputaran roda. Jika roda tidak berhenti pada satu titik tertentu setelah beberapa kali pemeriksaan, berarti roda sudah seimbang.

Apabila roda selalu berhenti pada titik yang sama, bagian atas roda terlalu ringan. Pasang balancer atau pemberat pada bagian atas roda. Berat balancer umumnya berkisar antara 10 hingga 50 gram.

Ketidakseimbangan roda dapat disebabkan oleh pelek yang berubah bentuk atau ban yang sudah aus. Oleh karena itu, periksa kedua komponen tersebut dengan teliti.

Pada ban tubeless, bagian bead dan kerapatan udara menjadi faktor yang sangat penting. Gunakan ban pengganti yang sesuai spesifikasi. Saat melakukan pemeriksaan atau perawatan ban, buat tanda pada lokasi pentil sebelum melepas ban. Ban yang pernah ditambal dapat memengaruhi keseimbangan roda sehingga perlu dilakukan balancing ulang.

  • Periksa dan kencangkan kawat jari-jari yang kendor.
  • Periksa karet bantalan hub roda belakang dari keausan atau keretakan.
  • Periksa kelurusan as roda menggunakan v-block dan dial gauge.
  • Putar bearing dengan tangan untuk memastikan putaran tetap halus tanpa bunyi.
  • Periksa tekanan angin ban saat dingin menggunakan pressure gauge.
  • Ukur kedalaman alur ban dan ganti ban jika kurang dari 0,8 mm.
  • Periksa kondisi ban dari keretakan, paku, kaca, atau benda asing lainnya.

Demikian pembahasan mengenai tips perbaikan dan pemeriksaan sistem kemudi dan roda pada motor. Pemeriksaan rutin pada komponen kemudi dan roda sangat penting untuk menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan saat berkendara.

Tinggalkan komentar