Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras

Pada kendaraan roda dua, terdapat dua cara untuk menghidupkan mesin, yaitu menggunakan electric starter dan kick starter. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yakni untuk menghidupkan mesin motor. Umumnya, kick starter lebih sering digunakan pada motor bebek dan motor sport, terutama saat memanaskan mesin di pagi hari.

Sedangkan pada motor matic seperti Mio, Vario, dan Beat, penggunaan electric starter lebih dominan. Namun demikian, kick starter tetap berfungsi sebagai cadangan ketika aki lemah atau electric starter mengalami kerusakan. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah engkol atau kick starter yang terasa keras, kesat, bahkan sulit kembali ke posisi semula setelah diinjak.

Penyebab Umum Engkol Motor Keras

Berikut beberapa penyebab yang umum membuat engkol motor menjadi keras:

  • Engkol jarang digunakan sehingga muncul kerak dan karat pada gigi, gir kick starter, serta per stopper yang menjadi penghubung antar gir.
  • Bagian CVT jarang dibuka dan tidak pernah diberikan pelumas pada titik per stopper maupun gir primer kick starter.

Kedua hal tersebut merupakan penyebab yang paling sering membuat kick starter menjadi keras, kesat, dan sulit kembali ke posisi semula setelah digunakan.

Cara Mengatasi Engkol Motor Keras

Untuk mengatasi masalah engkol motor yang keras, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Buka dan bongkar terlebih dahulu tutup CVT pada motor.
  2. Bersihkan bagian penghubung gir menggunakan bensin. Gunakan kuas atau sikat gigi untuk menghilangkan kerak dan karat yang menempel.
  3. Jika tersedia, gunakan kompresor untuk menyemprotkan udara bertekanan agar kotoran yang tersisa dapat terangkat dengan sempurna.
  4. Berikan sedikit oli atau pelumas pada per stopper dan alur gigi engkol. Anda juga dapat menggunakan gemuk agar per stopper kembali lentur dan tidak terasa kesat saat digunakan.
  5. Bersihkan pula bagian penghubung gir engkol menggunakan bensin dan kuas agar pergerakan engkol menjadi lebih ringan.

Setelah proses pembersihan dan pelumasan selesai dilakukan, biasanya kick starter akan kembali bekerja dengan normal dan terasa lebih ringan saat digunakan.

Cara Merawat Engkol Motor

Perawatan engkol sebaiknya dilakukan secara berkala setiap 5 hingga 7 bulan sekali atau ketika jarak tempuh motor telah mencapai sekitar 7.000 kilometer.

Langkah-langkah perawatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Buka tutup CVT pada motor.
  • Gerakkan engkol ke bawah sambil memberikan sedikit pelumas pada stopper dan gigi engkol.
  • Semprotkan udara bertekanan menggunakan kompresor untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel.
  • Pasang kembali tutup CVT dan gerakkan engkol beberapa kali untuk memastikan mekanismenya bekerja dengan lancar.

Kesimpulan

Engkol motor yang keras umumnya disebabkan oleh karat, kerak, dan kurangnya pelumasan pada mekanisme kick starter. Dengan membersihkan komponen yang kotor serta memberikan pelumas secara berkala, masalah tersebut dapat diatasi dengan mudah. Selain itu, lakukan perawatan rutin agar kick starter tetap ringan, awet, dan siap digunakan kapan saja saat diperlukan.

Tinggalkan komentar