Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai mencari posisi top di motor matik. Agar lebih jelas, simak penjelasan berikut ini.
Mencari posisi top atau tanda “T”, yaitu kondisi ketika kepala piston berada di puncak Titik Mati Atas (TMA) dan kedua pelatuk klep dalam keadaan bebas. Pada motor bebek atau sport, posisi ini termasuk mudah ditemukan karena tanda tersebut dapat dilihat melalui lubang intip yang biasanya berada di bak mesin sebelah kiri atau bak magnet.
Cara melihatnya cukup dengan mengendurkan baut penutup lubang intip menggunakan kunci ring ukuran 14. Dari sana, tanda top yang terukir pada lingkar luar magnet dapat terlihat dengan jelas. Selanjutnya, putar magnet searah atau berlawanan arah jarum jam hingga tanda tersebut sejajar.
Jika tanda T sudah tepat dan kedua pelatuk klep dalam keadaan bebas, berarti posisi top sudah benar. Namun jika piston berada di atas tetapi pelatuk klep masih terasa keras atau tidak goyang, berarti klep masih dalam kondisi membuka. Posisi seperti ini disebut overlap.
Cara Mencari Posisi Top Di Motor Matik
Mencari tanda T pada mesin motor matik memang sedikit lebih rumit. Selain tertutup oleh bodi skuter matik, bagian mesin juga dilindungi cover plastik hitam yang berfungsi sebagai rumah aliran udara dari putaran kipas mesin. Karena itu, bagi yang belum terbiasa dengan mesin matik, menemukan tanda T sering kali terasa membingungkan.
Pada motor matik tidak tersedia lubang intip seperti pada motor bebek atau sport. Namun tanda top tetap bisa dilihat dengan membuka cover kipas mesin yang umumnya berada di sisi kanan mesin.
Perbedaannya, pada motor matik posisi huruf T tidak dilihat melalui lubang intip, melainkan harus disejajarkan dengan tanda panah atau segitiga yang biasanya terdapat pada crankcase.
Agar lebih mudah, buka cover bodi kanan dan lepaskan tutup kipas yang biasanya dikencangkan oleh empat baut. Untuk memudahkan proses pemutaran magnet, sebaiknya kipas tidak dilepas. Anda dapat menggunakan kunci sok untuk memutar magnet. Jika busi dilepas, putaran mesin akan terasa lebih ringan.
Setelah kipas terlihat dengan jelas, gunakan bantuan obeng panjang untuk memastikan posisi piston. Jika piston tepat berada di titik paling atas, kedua klep bebas bergerak, dan tanda top pada magnet sejajar dengan tanda panah pada crankcase, berarti posisi top sudah benar dan timing pengapian berada dalam kondisi normal.
Demikian pembahasan mengenai cara mencari posisi top pada motor matik. Dengan memahami langkah-langkah di atas, proses penyetelan maupun pemeriksaan mesin akan menjadi lebih mudah dan akurat.