Kebanyakan pengguna kendaraan roda dua seperti sepeda motor terkadang merasa kesal ketika motor hendak dinyalakan tetapi tidak mau hidup. Masalah ini akan lebih mudah ditangani jika penyebabnya diketahui. Namun bagi orang yang kurang memahami mesin, kondisi tersebut tentu cukup membingungkan.
Secara umum, motor yang tidak mau hidup dapat disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu sistem pengapian, sistem bahan bakar, dan kompresi mesin. Jika salah satu dari ketiga komponen tersebut mengalami gangguan, maka mesin akan sulit dihidupkan.
Motor yang jarang digunakan dalam beberapa hari juga sering mengalami kondisi mesin dingin sehingga sulit menyala. Untuk mengatasinya, lakukan pemeriksaan pada beberapa bagian berikut.
1. Periksa Sistem Pengapian
Langkah pertama adalah memeriksa sistem pengapian. Lepaskan busi menggunakan kunci busi, kemudian tempelkan busi ke kepala silinder dengan jarak sekitar 5 mm. Nyalakan kunci kontak lalu engkol mesin. Jika muncul percikan api, berarti sistem pengapian masih bekerja dengan baik.
Apabila tidak terdapat percikan api, kemungkinan terdapat kerusakan pada beberapa komponen berikut:
- Tutup busi rusak.
- Busi kotor.
- Busi basah.
- Koil pengapian rusak.
- Kabel tegangan tinggi korslet atau terkelupas.
- Pick-up coil atau CDI rusak.
- Sambungan kabel kelistrikan mengalami korsleting atau kerusakan.
2. Periksa Sistem Bahan Bakar
Bahan bakar merupakan komponen penting agar mesin dapat hidup. Motor yang jarang digunakan sering mengalami gangguan pada sistem bahan bakar. Periksa terlebih dahulu apakah bensin di dalam tangki masih tersedia.
Selanjutnya, periksa aliran bahan bakar dari tangki menuju karburator. Saluran yang tersumbat, filter bensin yang kotor, atau lubang udara pada tutup tangki yang tersumbat dapat menghambat aliran bensin.
Apabila aliran bahan bakar sudah baik, lakukan pemeriksaan pada karburator. Kotoran atau endapan di dalam karburator dapat menyumbat spuyer sehingga suplai bahan bakar ke mesin menjadi terganggu.
3. Periksa Kompresi Mesin
Cara memeriksa kompresi dapat dilakukan dengan membuka busi, kemudian menutup lubang busi menggunakan jari atau kain. Pastikan kunci kontak dalam posisi mati, lalu engkol mesin.
Jika saat diengkol terasa berat, maka kompresi masih baik. Namun jika terasa ringan, kemungkinan kompresi mengalami kebocoran. Anda dapat meneteskan sedikit oli ke dalam lubang busi, lalu ulangi pemeriksaan.
Jika kompresi kembali terasa padat namun kemudian hilang lagi, kemungkinan terdapat masalah pada komponen berikut:
- Silinder aus.
- Ring piston aus.
- Katup aus atau dudukan katup bermasalah.
- Pengaturan timing katup tidak tepat.
- Crankcase, silinder, atau kepala silinder bocor.
- Putaran starter motor terlalu lambat.
- Posisi pemasangan busi kurang sempurna.
- Setelan katup tidak sesuai.
Kesimpulan
Motor yang tidak mau hidup umumnya disebabkan oleh masalah pada sistem pengapian, bahan bakar, atau kompresi mesin. Dengan melakukan pemeriksaan secara bertahap pada ketiga bagian tersebut, penyebab kerusakan dapat diketahui sehingga motor dapat kembali menyala dengan normal.