Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi – Jenis – Pembuatannya )

Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi – Jenis – Pembuatannya ) “Yang Wajib Diketahui”

Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi – Jenis – Pembuatannya ) – Oli atau yang biasa disebut dengan pelumas merupakan kebutuhan sepeda motor yang sangat penting, dalam pemilihan oli yang terbaik merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga performa dan keawetan motor. Oli ternyata tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, namun juga sebagai pendingin, pelindung, pembersih maupun penutup celah pada dinding mesin. Selain itu oli juga memiliki fungsi sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang berkisar 1000 hingga 1600 derjat celcius ke bagian mesin yang lebih dingin.

Dalam hal ini semakin kental oli maka untuk tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun juga akan berakibat meningkatkan beban kerja pompa oli, oleh karena itu untuk tingkat kekentalan oli harus sesuai dengan kebutuhan mesin tersebut, untuk kalian pemilik motor baru yang masih berumur kurang dari 3 tahun direkomendasikan dengan menggunakan oli dengan kekentalan minimum SAE10W karena motor baru yang memiliki lubang dinding sangat kecil, sebagai peluma, oli membuat gesekan antar komponen dalam mesin menjadi lebih halus dan memudahkan mecin untuk mencapai suhu kerja yang ideal.

Dengan banyaknya jenis oli yang beredar semestinya tidak membuat bingung asal kalian mengetahui karakter mesin dan karakter oli. Salah satunya ialah dengan mengenal istilah tingkat kekentalan oli atau viscosity grade yang bisa jadi acuan pemilihan oli. Kode kekentalan oli sendiri berupa SAE ” Society of Automotive Engineers” dan angka dibelakangnya. Pada dasarnya semakian besar angka yang tertera maka semakin kental oli tersebut “misal SAE40/SAE15W-50”, sedangkan huruf W berarti Winter yang diartikan tingkat kekentalan pada suhu dingin 15 dan pada suhu panas 50, idealnya oli akan berfungsi maksimal pada kekentalan 40-50 sesuai standar SAE.

Fungsi Oli Mesin Pada Sepeda Motor

Adapun untuk fungsi oli mesin pada sepeda motor yang diantaranya yaitu:

Fungsi Oli Mengurangi Gesekan

Seperti yang kita ketahui bahwa mesin sepeda motor cara bekerja prosesnya saling bergesekan antar komponen didalam mesin. Dengan menggunakan oli tentunya hal ini akan mengurangi gesekan pada komponen mesin motor. Gesekan yang terjadi pada komponen mesin motor akan menyebabkan komponen bagian dalam mesin menjadi cepat aus, hal ini akan mengurangi tenaga motor yang dihasilkan. Agar hal tersebut berkurang maka saat terjadi gesekan tersebut di lapisi dengan oli pelumas oli motor yang bagus, jadi peran oli motor tersebut yakni fungsina disitu sebagai lapisan terjadinya gesekan pada mesin motor.

Fungsi Oli Sebagai Pendingin

Oli mesin pada motpr juga berfuingsi sebagai pendingin dari panasa yang dihasilkan oleh proses pembakaran di dalam disilinder dan juga panas yang dihasilkan oleh antar komponen di dalam mesin motor.

Fungsi Oli Sebagai Perapat “Sealing Effect”

Oli mesin motor juga memiliki fungsi sebagai perapat celah-celah antara piston dengan silinder, pelumas “oli” dapat mengurangi kebocoran kompresi maupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli yang mengisi celah antara piston dan silinder.

Fungsi Oli Sebagai Peredam

Oli motor juga berfungsi sebagai peredam getaran dan juga suara bising dari gesekan komponen didalam sebuah mesin. Oli mesin atau pelumas juga berfungsi untuk melapisi antara bagian tersebut dan juga meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin lebih halus tidak terlalu kasar.

Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi - Jenis - Pembuatannya )

Fungsi Oli Sebagai Pembersih

Oli motor juga memiliki fungsi sebagai pembersih kotoran hasil dari gesekan antar komponen mesin motor, pelumas ini “oli mesin motor” akan membantu membawa kotoran tersebut sehingga bagian yang bergesekan akan tetap bersih.

Fungsi Oli Sebagai Anti Karat “Rust-Inhibiting”

Selain bekerja untuk memperkecil gesekan part di mesin, oli juga harus mempunyai sifat anti karat dimana tidak menutup kemungkinan bagian part didalam mesin akan terkena karat yang pada akhirnya akan membebani kerja dari pada mesin sendiri.

Sedangkan kualitas oli motor sendiri ditunjukkan oleh kode API dan huruf dibelakangnya, contohnya yaitu:

  • API:SF / API:SG / API:SH – Untuk jenis mesin kendaraan produksi tahun 1980-1996.
  • API:SJ – Untuk jenis kendaraan produksi tahun 1996-2001.
  • API:SL – Untuk jenis kendaraan produksi 2001-2004.

Keterangan:

  • API yaitu American Petroleum Institute.
  • S yaitu Spark menandakan pelumas untuk bensin.
  • Huruf dibelakang sendiri yaitu menunjukkan kualitas oli “semakin mendekati Z maka semakin bagus”.

Selain API Service pada produksi oli lainnya kualitas pelumas bisa mengacu pada JASO “Japan Automotive Standard Association” ACEA “Association Des Constructeurs Europeens d’Automobiles” DIN “Deutsche Industrie Norm” dan lain-lain yang merupakan standar acuan performa oli berdasarkan lembaga independen pelumas internasional.

Jenis Oli Motor Berdasarkan Pembuatannya

Oli terbagi menjadi beberapa jenis yakni Oli mineral, Oli synthetic dan ada juga semi synthetic. Oli mineral dibuat murni dari hasik penyulingan, sedangkan Oli synthetic merupakan hasil campuran kimia “biasanya berbahan PAO atau Poly Alpha Olefin”, sementara Oli semi synthetic dibuat dengan menggunakan minyak dasar bahan kimia yang dicampur dengan minyak mineral.

Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi - Jenis - Pembuatannya )

Tentunya karakter dari oli-oli ini berbeda, Oli synthetic penggunaannya direkomendasikan untuk mesin teknologi baru seperti mesin turbo, supercharge, DOHC, dll dimana mesin tersebut membutuhkan pelumasan lebih baik karena celah antar part lebih kecil. Sedangkan pada mesin yang berteknologi lama atau keluaran lawas yang memiliki celah antar part lebih renggang lebih disarankan untuk menggunakan oli jenis mineral. Untuk oli jenis semi synthetic sendiri penggunaannya tentunya berada diantara oli mineral dan synthetic.

Pemilihan Oli Motor Terbaik

Untuk tingkat daya tahan oli terhadap suhu ini dinyatakan dalam Society of Automotive Engineers “SAE” misalnya pada kemasan tertulis SAE 5W-40 ini berarti tanda 5W “Winter” bahwa pada suhu rendah “dingin” oli akan tetap memiliki kekentalan 5 dan pada suhu tinggi “panas” oli akan berada pada tingkat kekentalan 40, begitu pula dengan kode 15W-50 maka pada suhu terendah oli akan memiliki derajat kekentalan sebesar 15 dan pada suhu tertinggi oli memiliki tingkat kekentalan 50. Semakin kecil jarak kekentalan oli maka semakin baik kualitas oli tersebut misalnya SAE 5W-30 akan lebih baik dari kode SAE 5W-40.

Semakin rendah suhu udara di luar “tempat yang dingin” maka dibutuhkan oli yang lebih encer atau dengan kode 5W, seperti negara dingin prancis biasanya memakai oli dengan kode 5. Semakin panas cuaca/shu udara di luar maka dibutuhkan oli dengan tingkat kekentalan yang lebih tinggi, seperti Indonesia akan lebih baik untuk menggunakan kode SAE 15W-30.

Secara umum memilih oli yang bagus harus dicocokkan dengan karakter kendaraan brader, namun secara garis besar ada beberapa tips yang bisa diambil.

  • Yang jelas jangan menggunakan oli mobil untuk motor kalian walaupun kelihatannya sama saja, ada bahan-bahan pada oli mobil yang dapat membuat beban kerja mesin motor lebih berat.
  • Untuk motor dengan tahun pembuatan 2001 keatas dianjurkan dengan menggunakan Oli API SG atau keatas “bisa API SH/SJ atau SL. SAE yang digunakan bisa sekitar 20W-50 atau 10W-40, lebih baik gunakan yang semi synthetic karena lebih licin dari mineral dan bisa masuk ke celah-celah metal mesin yang sempit serta tahan oksidasi.
  • Sedangkan untuk motor keluaran 2000 kebawah yang rata-rata ber cc kecil dan bermesin lawas dianjurkan dengan menggunakan oli berbahan alami “mineral” karena oli tidak mudah menguap sehingga bagian dalam mesin yang sudah aus dimakan waktu lebih tahan bekerja.
  • Untuk motor dengan teknologi terbaru seperti DOHC atau motor khusus racing bermesin turbo atau supercharge disarankan menggunakan oli synthetic dimana mesin tersebut membutuhkan pelumasan lebih baik karena celah antar part lebih kecil.
  • Gunakanlah oli yang mencantumkan nomor pelumas terdaftar agar mutunya terjamin dan sudah lulus uji laboraturium. Contoh DEPTAMBEN RI NPT: AB25E4110199 atau DESDM RI NPT: AC66E1054104.

Demikianlah pembahasan mengenai Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi – Jenis – Pembuatannya ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Inilah Oli Mesin Motor 4 Tak Terbaik ( Fungsi – Jenis – Pembuatannya ) | Heri Marianto | 4.5
Shares