[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras

[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras “Yang Wajib Diketahui”

[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras – Untuk hal ini pada umumnya dalam sebuah kendaraan seperi roda dua “motor” terdiri dari dua cara untuk menghidupkan motor yang antarnya yakni dengan memakai elektrikal starter dan dengan kick starter dan untuk kedua-duanya memiliki fungsi yang sama untuk menghidupkan motor. Dalam hal ini pada umumnya untuk tipe kick starter sendiri di pergunakan pada motor sport dan juga bebek pada pagi hari yang dimana saat melakukan memanaskan awal pada kendaraan bermotor.

Dan sedangkan untuk tipe matic sendiri seperti mio, vario dan beat mungkin sangat dominan memakai elektrical starter, mungkin untuk matic menggunakan kick starter kurang begitu simple seperti jenis sepeda motor bebek dan moge. Nah sebelum masuk pada topik perbaikan alangkah baiknya kali terlebih dahulu mengetahui apa sih kegunaan dari kick starter…???

Mungkin saja salah satu kegunaan kick starter dan fungsi kick starter ialah untuk dapat menghidupkan suatu mesin kendaraan bermotor dan juga dapat berfungsi sebagai cadangan elektrik starter jika sewaktu-waktu tidak berfungsi lagi atupun baterai atau aki yang telah soak. Mungkin pada umumnya kick starter pada sepeda motor jenis matic yang sering mengalami hal demikian “kick starter keras serta tidak dapat kembali atau kesat”

Penyebab Umum Engkol Motor Keras

Adapun penyebab yang biasa terjadi kenapa engkol motor menjadi keras sebagai berikut:

  • Engkol yang sangat jarang di gunakan yang sehingga engkol pada waktu yang cukup lama mengalami kerak serta karat pada gigi dan gir kick starter dan pada per stopper yang menjadi penghubung antara gir.
  • Pada bagian CVT yang jarang dibuka serta di beri pelumas pada titik per stopper dan juga gir primer pada engkol motor kalian.

Dalam hal ini mungkin hanya itu yang umumnya terjadi yang dapat menyebabkan kick starter pada sepeda motor kalian menjadi keras dan kesat atau susah untuk kembali pada engkol saat akan digunakan.

Cara Mengatasi Engkol Motor Keras

Untuk bagaimana cara mengatasi yang bisa diberikan dan sebagai acuan kalian dalam melakukan perbaikan engkol keras sebagai berikut:

  • Cobalah untuk membongkar tutup CVT pada motor kalian tersebut.
  • Kemudian bersihkan pada bagian penghubung gir dengan menggunakan bensin serta sedikit kalian sapu dengan menggunakan kuas/sikat gigi ataupun jika kalian memiliki kompresor kalian dapat menyemprotkan angin kompresor ke bagian yang telah berkarat tersebut.[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras
  • Pada per stopper serta alur gigi engkol sedikit kalian berikan oli atau pelumas dan bisa juga dengan memakai gemuk supaya per stopper akan kembali lentur dan dapat berfungsi dengan maksimal tanpa kesat.[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras
  • Selanjutnya pada bagian penghubung gir engkol sebaiknya kalian bersihkan juga dengan memakai bensin dan kuas, hal ini dapat membuat engkol kalian akan menjadi semakin leluasa serta tidak keras.[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras

Cara Merawat Engkol Pada Motor

Dalam hal ini melakukan perawatan engkol sendiri biasanya rutinitas yang dilakukan jika jarak pada motor sendiri sudah mencapai 7000 km atau perkiraan waktu ialah 5 hingga 7 bulan sekali.

Dalam melakukan perawatan engkol sendiri tidaklah terlalu rumit antara lain sebagai berikut:

  • Buka tutup CVT pada motor kalian.
  • Gerakan pada engkol dengan kebawah dan dengan sedikit memberi pelumas pada stopper serta gigi pada engkol.
  • Kemudian semprotlah dengan angin kompresor atau udara yang bertekanan tinggi.
  • Dan yang berikutnya tutup kembali CVT serta di lanjutkan dengan cara menggerakkan engkol ke bawah.

Demikianlah pembahasan mengenai [100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

[100% Mudah] Penyebab & Cara Mengatasi Engkol Motor Keras | Heri Marianto | 4.5
Shares